Nyali Tikus

< Nyali Tikus - Analogi Keimanan >

Alkisah ada seekor tikus yang ketakutan karena melihat seekor kucing,tikus tersebut lalu pergi kepada tukang sihir 
dan memohon agar menyulapnya menjadi kucing...

Setelah tikus tersebut jadi kucing, kembali lagi ia dicekam rasa takut karena melihat anjing....Maka segera saja ia kembali ke tukang sihir dan minta mengubahnya menjadi anjing. Setelah jadi anjing, lagi-lagi ia takut ketika bertemu dengan macan....ia minta kepada tukang sihir untuk mengubahnya menjadi macan,dan ia pun menjadi macan. Suatu ketika ia datang lagi ke penyihir dengan keluhan bahwa ia bertemu dengan pemburu... :pSi tukang sihir menolak membantu lagi,katanya:“Akan saya ubah kamu jadi tikus lagi, sebab, sekalipun badanmu macan, nyalimu masih tetap nyali tikus!” :)-> Kerap kali yang terjadi diantara kita adalah seperti cerita klasik tsb,Ketika kita percaya kepada Yesus, kita diubah menjadi manusia baru,Hanya sayang, Kita mengaku sudah menjadi manusia baru tapi “nyali” kita tidak baru...Yang kerap terjadi adalah daripada mengijinkan Kristus menguasai kehidupan kita, kita lebih mengijinkan ketakutan yang menguasai kita,bukan iman, tapi rasa kuatirBukan keberanian, tapi rasa cemas. Tak heran sukacita kita padam!Tak ada senyum, tak ada keceriaan. Sebaliknya, kegelisahan dan ketakutanlah yang terpancar dari hidup kita... :(Seandainya kita memiliki nyali Kristus, tentulah kita bisa bersukacita dalam segala keadaan. Paulus memiliki nyali Kristus, itu sebabnya penjara tak bisa membendung sukacitanya. Demikian juga situasi dan kondisi yang paling buruk sekalipun tak akan pernah bisa memadamkan sukacita kita, seandainya kita memiliki nyali Kristus. Sungguh ironis kalau kita mengaku sebagai anak Tuhan tetapi tak mampu lagi bersukacita karena situasi dan keadaan yang menantang kita. Bukankah seharusnya kita berani menghadapi setiap tantangan hidup dengan optimisme dan sukacita? Kalau tak bisa tersenyum di tengah tantangan hidup, itu sama saja seperti seekor macan dengan nyali tikus!Hadapilah semua tantangan hidup dengan optimisme dan sukacita... :)Bertobat, Berdoa, Berusaha, dan Berserahlah padaNya,Segala sesuatu indah pada waktuNya...Selamat Beristirahat.... :)"Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."*Fil 4:13*"Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan"*II Tim 1:7*God Bless You... "+"